Saturday, December 10, 2022

administrasi dipandang dari arti sempit dan luas, paradigma administrasi menurut max weber

 

 

TUGAS : PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI

 

 

 

NAMA : LA ODE HAJIDUN

 

NIM     : 12202201012

 

 


 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH (ADPD) KELAS PENGEMBANGAN LOMBE

UNIVRSITAS MUSLIM BUTON

 

 



 

1.A  Administrasi ditinjau dari arti sempit hanyalah salah satu kegiatan ketatausahaan, yang berhubungan dengan korespondesi, expedisi dan pengarsipan saja. Olehnya itu maka menurut Prajudi Atmosudirdjo (dalam Ayub, 2007:30) administrasi adalah “suatu kegiatan tata usaha atau office work yang meliputi kegiatan catat-mencatat, tulis- menulis, mengetik, korespodensi, kearsipan”.

B.   Menurut The Liang Gie ada 8 unsur administrasi antara unsur yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan. 8 unsur tersebut adalah sebagai berikut

1)      Hubungan masyarakat : salah satu bagian dari organisasi yang memiliki fungsi untuk melakukan interaksi hubungan dan kerjasama dengan masyarakat terkait dengan persoalan dukungan dari organisasi tersebut

2)      Organisasi : suatu tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk melakukan kerjasama dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, yang mana didalam terdapat kegiatan pengaturan, penyusunan, pembagian tugas dari satu usaha untuk mencapai tujuan tertentu.

3)      Kepegawaian : Proses kepegawaian dalam organisasi bersangkutan dimulai dari penerimaan, pengangkatan, penempatan, pembimbingan, pengarahan, pemberhentian, prmosi dan pemberhentian / pensiun.

4)      Ketatausahaan : kegiatan yang erat hubungannya dengan pelayanan atas penyelenggaraan usaha. Misalnya pencatatan, penyimpanan, pengiriman.

5)      Manajemen : kegiatan pengaturan, atau kegiatan untuk mengatur sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama, untuk bisa menggerakkan segenap orang serta mengarahkan semua fasilitas dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan.

6)      Komunikasi : penyampaian aktifitas seputar ide, gagasan, pesan, baik secara ferbal maupun tertulis.

7)      Keuangan : sesuatu yang erat hubungannya dengan pembiayaan yang berhubungan dengan kerjasama yang terjadi diantaranya adalah bagaimana cara untuk mendapatkan biaya-biaya, pertanggungjawaban biaya, pengelolaan segi pembayaran, penentuan sumber-sumber biaya.

8)      Perbekalan : berhubungan dengan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam suatu organisasi. Beberapa kegiatan yang dimaksudkan adalah pengadaan barang, penyimpanan barang hingga pemusnahan barang yang tidak diperlukan.

2.A     konsep Administrasi sebagai seni adalah jika administrasi dipandang sebagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari, misalkan ; bagaimana seorang administrator publik mampu menyelenggarakan,  menata dan mengurus organisasinya tanpa keterpaksaan bawahannya kendati oraganisai itu berupa suatu negara. Sebagaimana menurut Menurut George R. Terry (dalam Syafie, dkk;1997) “seni adalah kekuatan pribadi seseorang yang kreatf, ditambah dengan keahlian yang bersangkutan dalam menampilkan karya. Sedangkan administrasi dipandang sebagai ilmu karena Administrasi adalah suatu studi yang sistematis karena dirumuskan dari proses atau kegiatan yang berhubungan dengan masalah-masalah yang terdapat dalan masyarakat. The Liang Gie berpendapat bahwa ilmu dapat diartikan sebagai sekelompok pengetahuan teratur mengenai sesuatu pokok soal dengan titik pusat perhatian pada permasalahan tertentu sehingga merupakan berbagai konsep yang ditelaah oleh budi manusia berdasarkan suatu metode untuk mencapai kebenaran bercirikan empiris, sitematis, objektif, dan dapat diperiksa  kebenarannya. Sedangkan perkembangan administrasi sebagai ilmu melalui beberapa tahapan diantara :

1)      Tahap survival (1886-1930) para ahli mulai berkonsentrasi pada ilmu administrasi dan manajemen sebagai ilmu pengetahuan; frederick winslow tailor (AS) sebagai bapak manajemen dan hendric fayol (prancis) sebagai bapak ilmu administrasi.

2)      Tahap konsolidasi dan penyempurnaan (1930-1945) para ahli mulai mengkonsolidasikan dan menyempurnakan prinsip-prinsip, rumus-rumus dan dalil-dalil ilmu administrasi sehingga menjadi kebenaran yang tidak bisa dibantahkan. Lembaga-lembaga pendidikan mulai memberikan gelar ke sarjanaan dalam ilmu administrasi.

3)      Tahap human relation (1945-1959). Para ahli beralih pada faktor-faktor manusia hubungan formal dan informal yang terjadi dalam organisasi, bagaimana kegiatan dalam organisasi berjalan dengan suasana intim dan harmonis.

4)      Tahap behaviouralisme (1959-....) pakar ilmu administrasi mulai meluas.. pada perilaku manusia dalam organisasi dan foktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut, dengan pendekatan kontingensi.

       B. Perkembangan paradigma administrasi ;

1)      Paradigma I Dikotomi Politik/Administrasi 1900 — 1926. Pada abad ke-19 para ahli administrasi seperti Frank Goodnow (Politics and Administration. 1900). Leonard D. White (Introduction to the Study of Public Administration. 1926) dan lain lain mulai berjuang untuk menjadikan administrasi sebagai ilmu yang berdiri sendiri terpisah dari induknya yaitu ilmu politik. Oleh sebab itu Frank j. Goodnow dalam bukunya Politics and Administration (1900) mcngemukakan bahwa fungsi pernerintah ada dua macam yaitu: politik yang harus membuat kebijakan (policy) atau menyatakan kehendak negara dan administrasi yang harus melaksanakan kebijakan negara tersebut.

2)      Paradigma II: Prinsip-prinsip Administrasi 1927 — 1937 Pada tahun 1927, T.W. Willoughby dalam bukunya Principle of Public Administration membawa angin baru dalam perkembangan ilmu administrasi. Ia mengemukakan beberapa prinsip administrasi yang bersifat ilmiah yang dapat diterapkan oleh seorang administrator. Yang penting bagi administrator yang telah mempelajari prinsip tersebut adalah bagaimana menerapkan prinsip tersebut dalam prakteknya. Dengan demikian, prinsip administrasi dijadikan fokus ilmu administrasi dan lokusnya tetap dalam birokrasi pemerintah.

3)      Paradigma III: Administrasi Negara sebagai Ilmu Politik 1950 — 1970 Kritik yang konseptual terhadap ilmu administrasi negara menyebabkan ilmu administrasi kembali ke induknya yaitu ilmu politik. Namun, para ahli administrasi selalu berusaha menjadikan ilmu administrasi sebagai ilmu yang berdiri sendiri. Pada tahun 1962 ilmu administrasi negara tidak dimasukkan lagi sebagai subbidang dari ilmu politik seperti terlihat dalam laporan Komite Ilmu Politik dari Perkumpulan Ilmu Politik Amerika. Dengan demikian, para ahli administrasi berpendapat bahwa sudah tiba masanya ilmu administrasi menjadi tuan di rumahnya sendiri. Pendapat ini diperkuat dengan hasil penelitian terhadap artikel yang ditulis antara 1960 — 1970 pada jurnal Ilmu Politik yang hanya memuat bidang politik 4% sedangkan yang lainnya adalah mengenai bidang administrasi negara. Dengan demikian, para ahli administrasi memandang administrasi negara sebagai ilmu administrasi dari kelompok ilmu sosial.

4)      paradigma IV: Administrasi Negara sebagai ilmu administrasi 1956 — 1970 Pada masa ini para ahli administrasi negara dapat memperlengkapi ilmu ini dengan mengemukakan fokus dari ilmu administrasi negara. Ilmu adalah kumpulan pengalaman-pengalaman atau pengetahuan-pengetahuan yang telah disusun datanya dan sudah diuji kebenarannya. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh suatu ilmu yaitu mempunyai fokus (objek) tertentu, metodologi, terminologi, filosofi, dan teori-teori sendiri.

3. A    Max Weber menciptakan model tipe ideal birokrasi yang menjelaskan bahwa suatu birokrasi atau administrasi mempunyai suatu bentuk yang pasti dimana semua fungsi dijalankan dalam cara-cara yang rasional. Maksudnya adalah mengelola realita yang ada bahwa setiap manusia mempunyai kemampuan yang berbeda, begitu juga dengan personil yang mempunyai kelebihan dalam satu hal namun kurang di hal yang lain.

   B   Planning; memerlukan perkiraan tentang peristiwa,dan berdasar atas perkiraan tersebut disusunlah program kegiatan. Perkiraan ini hendaknya jauh ke muka sesaui dengan tuntutan kebutuhan organisasi, walaupun Proses perencanaan ini bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi yang terjadi.

Organizing; menyangkut penatasusunan kegiatan-kegiatan, material maupun tenaga guna pencapaian tujuan. Hal ini memerlukan pengkorrdinasian yang efektif seluruh sumber-sumber organisasi

          Comanding; Proses pengarahan ini digunakan sebagai arahan Sumber Daya Manusia (SDM), pegawai suatu organisasi atau perusahaan untuk menyelesaikan tugas dengan baik.

          Coordinating; Menurut Henri Fayol, pengkoordinasian dilakukan untuk menjaga aktivitas organisasi atau perusahaan terus berlangsung dan bersinergi sehingga seluruhnya dapat bekerja sama dengan baik. Oleh sebab itu, komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses ini. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi baik secara formal maupun informal.

          Controlling; Menurut Henri Fayol, controlling merupakan kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai tujuan. Selain itu, fungsi ini juga dapat digunakan dalam penilaian kinerja karyawan berdasarkan aturan dan standar yang telah ditentukan oleh perusahaan.

    C   perkembangan praktek administrasi dalam birokrasi pemerintahan, jika dikaitkan dengan perkembangan teknologi saat ini maka ada  tantangan utama yang dihadapi Ilmu Administrasi di era digital, misalkan dalam pelayanan e goverment, Adapun fungsinya adalah untuk meningkatkan mutu layanan publik, dengan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan juga komunikasi dalam proses penyelenggaraan pemerintah daerah supaya dapat terbentuk kepemerintahan yang bersih, transparan dan juga agar dapat menjawab tuntutan perubahan secara efektif, meningkatkan pengalaman kualitas layanan publik berbasis teknologi dan meningkatkan kemampuan dan kompetensi ilmu administrasi berbasis digital sebagai pelaku utama layanan publik. Namun ada beberapa hal juga yang mesti diperhatikan diantaranya, ada pelayanan yang harusnya diperhatikan. Misalnya; dalam pengambilan kebijakan, keputusan, hubungan antar daerah, antar profinsi bahkan hubungan daerah dengan pusat. Hal tersebut bisa saja terjadi dan berjalan baik sesuai dengan yang di harapkan, manakala jaringan internet sudah efektif.

‘SELAMAT MENGOREKSI’

 

 

No comments:

Post a Comment