TUGAS : PENGANTAR ILMU
ADMINISTRASI
NAMA : LA ODE HAJIDUN
NIM : 12202201012
PROGRAM
STUDI
ADMINISTRASI
PEMERINTAHAN DAERAH (ADPD) KELAS PENGEMBANGAN LOMBE
UNIVRSITAS
MUSLIM BUTON
1.A Administrasi ditinjau dari arti sempit hanyalah
salah satu kegiatan ketatausahaan, yang berhubungan dengan korespondesi,
expedisi dan pengarsipan saja. Olehnya itu maka menurut Prajudi Atmosudirdjo
(dalam Ayub, 2007:30) administrasi adalah “suatu
kegiatan tata usaha atau office work yang meliputi kegiatan catat-mencatat,
tulis- menulis, mengetik, korespodensi, kearsipan”.
B. Menurut The Liang Gie ada 8 unsur
administrasi antara unsur yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan. 8
unsur tersebut adalah sebagai berikut
1)
Hubungan
masyarakat : salah satu bagian dari organisasi yang memiliki fungsi untuk
melakukan interaksi hubungan dan kerjasama dengan masyarakat terkait dengan
persoalan dukungan dari organisasi tersebut
2)
Organisasi
: suatu tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk melakukan kerjasama dengan
memanfaatkan sumber daya yang ada, yang mana didalam terdapat kegiatan
pengaturan, penyusunan, pembagian tugas dari satu usaha untuk mencapai tujuan tertentu.
3)
Kepegawaian
: Proses kepegawaian dalam organisasi bersangkutan dimulai dari penerimaan,
pengangkatan, penempatan, pembimbingan, pengarahan, pemberhentian, prmosi dan
pemberhentian / pensiun.
4)
Ketatausahaan
: kegiatan yang erat hubungannya dengan pelayanan atas penyelenggaraan usaha.
Misalnya pencatatan, penyimpanan, pengiriman.
5)
Manajemen
: kegiatan pengaturan, atau kegiatan untuk mengatur sekelompok orang untuk
mencapai tujuan bersama, untuk bisa menggerakkan segenap orang serta
mengarahkan semua fasilitas dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan.
6)
Komunikasi
: penyampaian aktifitas seputar ide, gagasan, pesan, baik secara ferbal maupun
tertulis.
7)
Keuangan
: sesuatu yang erat hubungannya dengan pembiayaan yang berhubungan dengan
kerjasama yang terjadi diantaranya adalah bagaimana cara untuk mendapatkan
biaya-biaya, pertanggungjawaban biaya, pengelolaan segi pembayaran, penentuan
sumber-sumber biaya.
8)
Perbekalan
: berhubungan dengan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam suatu
organisasi. Beberapa kegiatan yang dimaksudkan adalah pengadaan barang,
penyimpanan barang hingga pemusnahan barang yang tidak diperlukan.
2.A konsep Administrasi sebagai seni adalah
jika administrasi dipandang sebagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari,
misalkan ; bagaimana seorang administrator publik mampu menyelenggarakan, menata dan mengurus organisasinya tanpa
keterpaksaan bawahannya kendati oraganisai itu berupa suatu negara. Sebagaimana menurut Menurut George R. Terry
(dalam Syafie, dkk;1997) “seni adalah kekuatan pribadi seseorang yang kreatf,
ditambah dengan keahlian yang bersangkutan dalam menampilkan karya. Sedangkan
administrasi dipandang sebagai ilmu karena Administrasi adalah suatu studi yang
sistematis karena dirumuskan dari proses atau kegiatan yang berhubungan dengan
masalah-masalah yang terdapat dalan masyarakat. The Liang Gie berpendapat bahwa ilmu dapat diartikan sebagai sekelompok
pengetahuan teratur mengenai sesuatu pokok soal dengan titik pusat perhatian
pada permasalahan tertentu sehingga merupakan berbagai konsep yang ditelaah
oleh budi manusia berdasarkan suatu metode untuk mencapai kebenaran bercirikan
empiris, sitematis, objektif, dan dapat diperiksa kebenarannya. Sedangkan perkembangan administrasi
sebagai ilmu melalui beberapa tahapan diantara :
1)
Tahap
survival (1886-1930) para ahli mulai berkonsentrasi pada ilmu administrasi dan
manajemen sebagai ilmu pengetahuan; frederick winslow tailor (AS) sebagai bapak
manajemen dan hendric fayol (prancis) sebagai bapak ilmu administrasi.
2)
Tahap
konsolidasi dan penyempurnaan (1930-1945) para ahli mulai mengkonsolidasikan
dan menyempurnakan prinsip-prinsip, rumus-rumus dan dalil-dalil ilmu
administrasi sehingga menjadi kebenaran yang tidak bisa dibantahkan.
Lembaga-lembaga pendidikan mulai memberikan gelar ke sarjanaan dalam ilmu
administrasi.
3)
Tahap
human relation (1945-1959). Para ahli beralih pada faktor-faktor manusia
hubungan formal dan informal yang terjadi dalam organisasi, bagaimana kegiatan
dalam organisasi berjalan dengan suasana intim dan harmonis.
4)
Tahap
behaviouralisme (1959-....) pakar ilmu administrasi mulai meluas.. pada
perilaku manusia dalam organisasi dan foktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
tersebut, dengan pendekatan kontingensi.
B. Perkembangan paradigma administrasi ;
1)
Paradigma
I Dikotomi Politik/Administrasi 1900 — 1926. Pada abad ke-19 para ahli
administrasi seperti Frank Goodnow (Politics and Administration. 1900). Leonard
D. White (Introduction to the Study of Public Administration. 1926) dan lain
lain mulai berjuang untuk menjadikan administrasi sebagai ilmu yang berdiri
sendiri terpisah dari induknya yaitu ilmu politik. Oleh sebab itu Frank j.
Goodnow dalam bukunya Politics and Administration (1900) mcngemukakan bahwa
fungsi pernerintah ada dua macam yaitu: politik yang harus membuat kebijakan
(policy) atau menyatakan kehendak negara dan administrasi yang harus
melaksanakan kebijakan negara tersebut.
2)
Paradigma
II: Prinsip-prinsip Administrasi 1927 — 1937 Pada tahun 1927, T.W. Willoughby
dalam bukunya Principle of Public Administration membawa angin baru dalam perkembangan
ilmu administrasi. Ia mengemukakan beberapa prinsip administrasi yang bersifat
ilmiah yang dapat diterapkan oleh seorang administrator. Yang penting bagi
administrator yang telah mempelajari prinsip tersebut adalah bagaimana
menerapkan prinsip tersebut dalam prakteknya. Dengan demikian, prinsip
administrasi dijadikan fokus ilmu administrasi dan lokusnya tetap dalam
birokrasi pemerintah.
3)
Paradigma
III: Administrasi Negara sebagai Ilmu Politik 1950 — 1970 Kritik yang
konseptual terhadap ilmu administrasi negara menyebabkan ilmu administrasi
kembali ke induknya yaitu ilmu politik. Namun, para ahli administrasi selalu
berusaha menjadikan ilmu administrasi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.
Pada tahun 1962 ilmu
administrasi negara tidak dimasukkan lagi sebagai subbidang dari ilmu politik
seperti terlihat dalam laporan Komite Ilmu Politik dari Perkumpulan Ilmu
Politik Amerika. Dengan demikian, para ahli administrasi berpendapat bahwa
sudah tiba masanya ilmu administrasi menjadi tuan di rumahnya sendiri. Pendapat
ini diperkuat dengan hasil penelitian terhadap artikel yang ditulis antara 1960
— 1970 pada jurnal Ilmu Politik yang hanya memuat bidang politik 4% sedangkan
yang lainnya adalah mengenai bidang administrasi negara. Dengan demikian, para
ahli administrasi memandang administrasi negara sebagai ilmu administrasi dari
kelompok ilmu sosial.
4)
paradigma
IV: Administrasi Negara sebagai ilmu administrasi 1956 — 1970 Pada masa ini
para ahli administrasi negara dapat memperlengkapi ilmu ini dengan mengemukakan
fokus dari ilmu administrasi negara. Ilmu adalah kumpulan pengalaman-pengalaman
atau pengetahuan-pengetahuan yang telah disusun datanya dan sudah diuji
kebenarannya. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh suatu ilmu yaitu
mempunyai fokus (objek) tertentu, metodologi, terminologi, filosofi, dan
teori-teori sendiri.
3. A Max Weber menciptakan model tipe ideal
birokrasi yang menjelaskan bahwa suatu birokrasi atau administrasi mempunyai
suatu bentuk yang pasti dimana semua fungsi dijalankan dalam cara-cara yang
rasional. Maksudnya adalah mengelola realita yang ada bahwa setiap manusia
mempunyai kemampuan yang berbeda, begitu juga dengan personil yang mempunyai
kelebihan dalam satu hal namun kurang di hal yang lain.
B Planning; memerlukan perkiraan
tentang peristiwa,dan berdasar atas perkiraan tersebut disusunlah program
kegiatan. Perkiraan ini hendaknya jauh ke muka sesaui dengan tuntutan kebutuhan
organisasi, walaupun Proses perencanaan ini bisa mengalami perubahan
sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi yang terjadi.
Organizing; menyangkut penatasusunan
kegiatan-kegiatan, material maupun tenaga guna pencapaian tujuan. Hal ini
memerlukan pengkorrdinasian yang efektif seluruh sumber-sumber organisasi
Comanding;
Proses pengarahan ini digunakan sebagai arahan Sumber Daya Manusia (SDM),
pegawai suatu organisasi atau perusahaan untuk menyelesaikan tugas dengan baik.
Coordinating; Menurut Henri Fayol,
pengkoordinasian dilakukan untuk menjaga aktivitas organisasi atau perusahaan
terus berlangsung dan bersinergi sehingga seluruhnya dapat bekerja sama dengan
baik. Oleh sebab itu, komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses
ini. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi baik secara formal maupun
informal.
Controlling; Menurut Henri Fayol, controlling
merupakan kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan bahwa seluruh
pekerjaan berjalan sesuai tujuan. Selain itu, fungsi ini juga dapat digunakan
dalam penilaian kinerja karyawan berdasarkan aturan dan standar yang telah ditentukan
oleh perusahaan.
C perkembangan praktek administrasi dalam
birokrasi pemerintahan, jika dikaitkan dengan perkembangan teknologi saat ini
maka ada tantangan utama yang dihadapi
Ilmu Administrasi di era digital, misalkan dalam pelayanan e goverment, Adapun
fungsinya adalah untuk meningkatkan mutu layanan publik, dengan melalui
pemanfaatan teknologi informasi dan juga komunikasi dalam proses
penyelenggaraan pemerintah daerah supaya dapat terbentuk kepemerintahan yang
bersih, transparan dan juga agar dapat menjawab tuntutan perubahan secara
efektif, meningkatkan pengalaman kualitas layanan publik berbasis teknologi dan
meningkatkan kemampuan dan kompetensi ilmu administrasi berbasis digital
sebagai pelaku utama layanan publik. Namun ada beberapa hal juga yang mesti
diperhatikan diantaranya, ada pelayanan yang harusnya diperhatikan. Misalnya;
dalam pengambilan kebijakan, keputusan, hubungan antar daerah, antar profinsi
bahkan hubungan daerah dengan pusat. Hal tersebut bisa saja terjadi dan
berjalan baik sesuai dengan yang di harapkan, manakala jaringan internet sudah
efektif.
‘SELAMAT
MENGOREKSI’
No comments:
Post a Comment